Warga Dayak Kalteng Dipukul Panglima Pajaji di SPBU km 12 Palangka Raya. Pemicunya " Karena Tersinggung Ucapan Panglima Kon**l
Warga Dayak Kalteng Dipukul Panglima Pajaji di SPBU km 12 Karena Tersinggung Ucapan Panglima Kon**l
TO - Target Operasi- Palangka Raya , Penyebab terjadinya pemukulan yang diduga dilakukan Panglima Pajaji terhadap Operator SPBU di palangkaraya yang membuat geger Bumi Tambun Bungai. Panglima Pajaji yang berasal dari Kalimantan Barat ( Kalbar )
Terlihat dari rekaman video yang beredar, terjadi keributan antara Petugas SPBU dengan sejumlah Pria di sebuah SPBU di jalan Tjilik Riwut, km 12 palangkaraya.
Dalam rekaman video terdengar jelas bahwa oknum masyarakat dayak Kalbar itu meminta kepada operator SPBU itu agar segera miinta maaf kepada Panglima Pajaji yang pada saat itu disertai juga dengan adanya dugaan pemukulan.
Korban yang diketahui bernama Andri menjelaskan, peristiwa itu berawal pada saat ia menjaga SPBU berdua rekan nya.
Tak lama kemudian mobil yang ditumpangi rombongan dari panglima pajaji datang kembali dan terjadilah keributan tersebut, Di duga karena kesalahpahaman,. Pada saat itu temannya bertanya bahwa yang ada di dalam mobil itu seperti Panglima Pajaji yang sering viral di tiktok." ujarnya.
Memberikan keterangan pada rapat terbatas yang digelar oleh DAD Kalteng, jum'at (19/01/2024) Pada waktu itu saya Spontan Terucap Panglima kon**l dan ternyata perkataan nya itu telah didengar oleh rekannya pajaji yang juga sedang mengisi BBM, jelas nya.
Setelah BBM sudah terisi, mobil rombongan itu pergi meninggalkan SPBU.
Tak berselang lama mobil itu kembali mereka langsung marah-marah tanpa basa basi dan menanyakan apa maksud perkataan yang di ucapkan itu. mereka bilang bahwa kamu telah mengejek panglima pajaji. ketika itu korban pun hendak memberikan penjelasan, Malah terjadi keributan itu. hingga di lerai oleh pemilik SPBU, untuk Mendamaikan.
Kanit Jatanras Polresta Palangka raya Ipda Helmi Hamdani Mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memonitor perihal dugaan pemukulan terhadap operator SPBU itu. "Dijelaskan untuk perkara tersebut sudah di damaikan begitu juga si korban tidak melanjutkan laporannya ke Polisi." Ungkap nya
*/ayi37_TO-PKY.//


