Tersetrum Saat Perbaiki Atap Toko, Aril Terkulai Lemas
Proses evakuasi berjalan dramatis, pasalnya korban kesetrum berada di lantai dua toko
Seorang Pria di Sampit Kotim Kesetrum, Saat Hendak Perbaiki Atap Toko
TO Palangka Raya SAMPIT - Nasib naas dialami seorang pria di Jalan Iskandar Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat sedang memperbaiki atap toko, di deretan pertokoan pelabuhan setempat dia tersetrum aliran listrik, Selasa (23/1/2024).
Pria diketahui bernama Aril (50) tersebut, terlihat lemah tak bertenaga saat berupaya dievakuasi petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim.
Kepala Bidang Inspeksi dan Investigasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Kotim, Agus Wahyudi, mengatakan pihak Damkar menerima laporan kejadian diperkirakan sekitar pukul 11.25 WIB.
Saat itu, pihak Damkarmat menerima laporan dari pihak Toko Aneka Warna Store, bahwa ada insiden seorang pekerja kesetrum aliran listrik yang sedang memperbaiki atap.
"Setelah menerima laporan itu, tim yang piket langsung terjun ke lapangan dan sekitar 5 menit tiba di lokasi kejadian," kata Agus Wahyudi.
Proses evakuasi berjalan dramatis, pasalnya korban kesetrum berada di lantai dua toko, sehingga upaya penyelamatan dan evakuasi korban berjalan kurang lebih satu jam lamanya.
"Setelah koordinasi dengan PLN kemudian kita melakukan evakuasi terhadap korban, dengan menurunkannya menggunakan tangga milik PLN Sampit," jelasnya.
Dari hasil investigasi pihak Damkarmat kepada pemilik toko, bahwa korban diminta untuk memperbaiki atap toko yang bocor dengan membawa las dinding.
"Saat naik ke atas kemudian las dinding tersangkut di kabel induk yang telanjang dan korban kemudian kesetrum, beruntung korban tidak jatuh ke bawah," terangnya.
"Kondisi korban saat di evakuasi sadar dan bisa ngomong," sambung Agus Wahyudi.
Korban yang kondisinya tak berdaya, kemudian diturunkan secara perlahan oleh petugas penyelamatan dengan menggunakan tali.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di bagian tangan kiri dan kini telah dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit, guna dib
erikan penanganan medis.
Fadli 

